Serambi Pengasuh

Sabtu, 25 April 2020 - 12:59:17 WIB

Kunjungan ke Amerika Serikat Program IVLP ( Bagian 2 )

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Serambi Pengasuh - Dibaca: 398 kali

Kunjungan ke Amerika Serikat Program IVLP ( Bagian 2 )

                                            1. Washington, DC September 5 12, 2015 
                                                                     ( Bagian 2 )

Pada hari Kamis, 10 September . rombongan kami bersama bergerak menuju The Berkley Center for religion , Peace And world Affairs Georgetown University di 3307 M Street, NW Suite 200. Washington, DC 20007 untuk diskusi bersama  Ms. Dr. Katherine Marshall, Senior Fellow di The Berkley Center for religion , Peace And world Affairs Georgetown University   ( Berkley Pusat studi  Agama, Perdamaian, dan Urusan Dunia) di mana ia memimpin program pusat studi  Agama dan Global Development,  beliau adalah seorang Profesor di Universitas Georgetown dan telah meniti karir yang panjang di bidang kajian  pembangunan, termasuk beberapa posisi kepemimpinan di Bank Dunia selama 35 tahun  dan pernah tinggal beberapa lama di Indonesia pada tahun 1998 untuk  melakukan  penelitian tentang korupsi, Ms Marshall pindah ke Georgetown pada tahun 2006, sekarang juga menjabat sebagai profesor tamu di Sekolah Dinas departeemen  Luar Negeri dan menjabat sebagai direktur eksekutif  Pengembangan Dialog antar Iman dunia.

Pertemuan kali ini di awali dengan perkenalan singkat bu Katherine dan sejarah Universitas  Georgetown tempat dia bekerja saat ini yang telah berdiri sejak 1789  sebagai universitas Jesuit katolik yg sangat focus pada pendidikan namun juga sangat terbuka pada pandangan berbagai aliran agama dan  masyarakat lain,  banyak mahasiswa dan dosen non katolik dan muslim disini, mereka  focus pada studi muslim arab dan memberi kuliah filsafat tentang ketuhanan, lemabaga studi barkley ini concern tentang kajian issu keagamaan sehingga  banyak pemimpin dunia belajar disini termasuk bill Clinton, mereka terbuka dengan semua agama dan  pertemuan  dialog antar agama , menurut beliau  islam Indonesia sangat penting bagi dunia dan sangat diperlukan untuk dijelaskan pada dunia tentang pengalaman keberagaman ummat islam Indonesia yang toleran dan moderat.

Diskusi berlanjut tentang issu krisis imigran eropa, perlunya pengajaran dan riset  antar agama dan tantangan perubahan agama dunia saat ini sedang dibahas di whitehouse,  tantangan kaum ektremis, kekuatiran khalayak tentang rasisme Donald Trump jika menjadi presiden AS, juga problema  pemerintah amerika saat ini  semisal beberapa kasus criminal warga kulit hitam, kepemilikan senjata api, terdapat 11 juta penduduk illegal, efek sosial sisa zaman  perbudakan meski sudah 150 tahun lewat, isu hangat kesetaraan gender, perang melawan aborsi, kontrasepsi, hak dan peranan perempuaan,  masalah gay, legalisasi keputusan MA amerika tentangpasangan nikah sejenis, toleransi agama, alasan pindah agama, hak sipil HAM dan issu politik lainnya.

Diskusi juga berlangsung hangat tentang pola pengajaran agama, islam pobia , kasus rasisme dan radikalisme, ternyata banyak orang amerika serikat  tidak ngerti agama islam, setelah revolusi iran dan tragedy 11 september  banyak orang baru ingin tahu tentang islam , Stlh 11/9 banyak tulisan tentang islam, beberapa opini  positip maupun negatip, namun saat ini sayangnya  pemimpin islam dan gerakan muslim di US kurang kuat dan bereaksi lambat dalam berbagai polling, islam phobia saat ini dikompori oleh media yang tidak obyektif semisal   kasus ISIS,  perbudakan seks, kekejaman perang, kami dengan antusias juga memberikan penjelasan bahwa kultur ummat islam Indonesia berbeda dengan Saudi arabia, doktrin islam NU Indonesia yang moderat berbeda jauh dengan doktrin wahabi salafy yang menjadi akar kekerasan di timur tengah,  kami juga menggaris bawahi akar masalah kekerasan dan terorisme adalah ketidak adilan, kita menginginkan sikap amerika dan barat yang lebih adil dalam melaksanakan strategi kebijakan terhadap Negara dengan penduduk mayoritas muslim di timur tengah dan uoaya menyelesaikan konflik negara palestina dengan Israel, Ms marshaall juga mengakui bahwa Indonesia adalah model ideal toleransi ummat beragama islam mayoritas yang perlu diketahui dunia.

            Selepas diskusi dan makan siang hari itu kita bergerak menuju  akntor Departemen Luar Negeri amerika di lokasi 2201 C Street, NW Washington, DC 20006 , setelah melalui pemeriksaan yang cukup ketat selama beberapa lama akhirnya bertemu dengan  Ms. Monica Sledjeski, kordinator urusan  budaya di Kantor Diplomasi Publik, Biro Asia Timur , Ibu Katherine E. Lawson; Pemimpin Kantor Kebebasan Beragama Internasional Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia  dan Buruh , Dr Qomaruddin ,  staf Perwakilan khusus untuk Komunitas Muslim Kantor Agama dan Global Affairs , pertemuan ini  memberikan penjelasan fungsi dan peranan Deplu AS dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan luar negeri amerika,   menentukan dan menganalisis fakta-fakta yang berkaitan dengan kepentingan luar negeri Amerika serta diskusi singkat mengenai kebebasan ummat beragama di amerika.


     Agenda kami pada Jumat, 11 September hari berikutnya adalah kunjungan ke United States Holocaust Memorial Museum beralamat di 100 Raoul Wallenberg Place, SW. Washington, DC 20024, kami disambut staf asal mesir yang bernama Mina Abdelmalak, setelah briefinging sejenak kita dianatar selama hampir dua jam berkeliling museum oleh seorang yahudi tua berusia 76 tahun  mantan pelaku sejarah saat itu,  setelah tur museum kita duduk dalam satu sesi pertemuan bersama  Mr Alfred Munzer, korban selamat tragedy Holocaust yang tinggal di Belanda dan diasuh keluarga asal Indonesia.

Museum ini menurut mereka dibangun sebagai Sebuah peringatan tragedy Holocaustagar  agar menginspirasi warga masyarakat  dan pemimpin di seluruh dunia untuk menghadapi kebencian, mencegah genosida dan menghormati martabat manusia, namun kami juga sempat berdiskusi ringan dengan sesama peserta tentang mengapa mereka  tidak  membuat museum peringatan serupa untuk korban kebiadaban Israel di palestina dan invasi sekutu di timur tengah.

Setelah keluar dari museum maka perjalanan berikutnya menuju kedubes Indonesia di Washington untuk shalat jumat dan ramah tamah dengan staf kedubes  serta makan siang yang menyenangkan dengan menu khas Indonesia,  lalu dilanjutkan perjalanan menuju  ALL DULLES AREA MUSLIM SOCIETY ( ADAMS ) di 6903 Sugarland steet Sterling, Virginia 20164.

Rombongan IVLP  tiba di sana  disambut Ms. Chaplain Farhanahz Ellis; Interfaith dan Outreach Director ADAMS, yang menjelaskan bagaimana organisasi ADAMS terlibat dalam interaksi antaragama , hubungan kaum muslim dengan pemerintah, pelayanan social dakwah dan kegiatan pelayanan masyarakat, pertemuan ini adalah merupakan kunjungan yang terakhir dari program IVLP di Washington DC sebelum berpindah ke Detroit Michigan USA.



Penulis :
Dr. KH. Ahmad Fahrur Rozi
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang
Wakil Ketua PWNU Jawa Timur
Ketua IGGI
Ketua Yayasan Al Qolam



Administrator 25 April 2020 Dibaca: 398 kali

Komentar (0)

Belum ada komentar

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

  • Perjalanan Ke Detroit, Michigan

  • 3 Amalan yang Pahalanya Tidak Akan Putus Meski Telah Meninggal Yaitu Sedekah Jariyah, Abak Yang Shal

  • Ro'an hari jumat

  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.

  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

Statistik User

014618


Pengunjung hari ini : 11

Total pengunjung : 14618

Hits hari ini : 48

Total Hits : 83643

Pengunjung Online : 1


Polling

Jam belajar pondok enaknya jam berapa?

06.00

09.00

14.00

17.00



Lazis An-Nur

Annur 1 Lazis An-Nur

Jl. Diponegoro IV / 6 Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

081805178173 - 081336094512 - 085749544141

lazizannur@gmail.com

Rekening Donasi

BRI Syariah, No. Rek: 1045031583, a/n : LAZIS ANNUR

Bank BNI, No. Rek: 0814061436, a/n : LAZIS AN NUR

Ponpes An-Nur 1

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Jl. Diponegoro IV / 6

Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

(0341) 805610 - 833105

085733156999 - 085749544141 - 0818766807

annursatu@gmail.com




Follow

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Lazis Annur Lazis An-Nur