Khutbah

Jumat, 01 Mei 2020 - 09:11:32 WIB

Akhlaq Terbaik Penduduk Dunia Akhirat

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Khutbah - Dibaca: 32 kali

Akhlaq Terbaik Penduduk Dunia Akhirat

ان الحمد لله، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعملنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه أجمعين، قال الله تعالى في القرأن الكريم خذ العفو وأمر بالعرف وأعرض عن الجاهلين أما بعد، فيا أيها الناس اتقوا الله حق تقاته. ياأيها الذين أمنوا اتقوا الله وقولوا قولا سديدا يصلح لكم أعمالكم ويغفر لكم ذنوبكم ومن يطع الله ورسوله فقد فاز فوزا عظيما

Ma’asyiral muslimin jamaah jumah rahimakumullah

Khuthbah senantiasa berwasiat, agar kita selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan menjalankan segala perintah Allah, dan menjauhi segala larangannya.

ياأيها الذين أمنوا اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن الا وأنتم مسلمون

Allah perintahkan kita agar bertaqwa dengan sebenar-benar taqwa, dimanapun kita, siapapun apapun kita, kapanpun kita. Berusaha selalu  bertaqwa dalam keadaan lapang, maupun dalam keadaan sulit. Dan Allah melarang kita, saat kita meninggalkan dunia ini, tidak dalam kedaan bertaqwa.

Semoga kita mendapat ma’unah dari Allah, mendapat pertolongan, untuk berusaha menjadi pribadi yang bertaqwa.

Hadirin ...

Ma’asyiral muslimin jamaah jumah rahimakumullah

Dalam sebuah hadist ...

وأخرج البيهقي عن عقبة بن عامر قال : قال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم « ألا أخبرك بأفضل أخلاق أهل الدنيا والآخرة ، تصل من قطعك ، وتعطي من حرمك ، وتعفو عمن ظلمك »

Shahabat ‘Uqbah ibnu ‘Amir mengatakan : Rasulullah telah bersabda kepadaku : Aku kabarkan kepadamu akhlaq yang paling utama penduduk dunia dan akhirat : sambunglah tali silaturrahmi orang yang memutusnya, berilah orang yang tidak memberimu, dan maafkan orang yang mengdzolimimu”.

  1. Bila ada saudara kita yang memutus tali silaturrahim dengan kita, mari rajut kembali. Datangi dia, ucapkan salam, sapa dengan baik. Apa yang kita dapat dengan tidak bertegur sapa.
  1. Bila ada saudara kita yang sengaja menghalangi pemberiannya kepada kita karena kedengkian, datangi dia, bawakan sesuatu kesukaan dia dengan hati yang tulus.

     3. Bila kita disakiti, didzolimi, dibully, maafkan.

Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Suatu hari, setelah wafatnya Rasulullah SAW, Abu Bakar bertanya kepada Aisyah, putrinya, “Wahai, putriku, apakah ada amalan yang sering dilakukan Rasulullah yang belum pernah kulakukan?”

“Ya, ada, Ayah,” Aisyah pun mulai bercerita....

Keesokan harinya, Abu Bakar pergi menuju sudut pasar Madinah dengan membawa sebungkus makanan. Dia dapati seorang pengemis buta yang tengah sibuk mencaci Nabi. Abu Bakar lalu membuka bungkusan makanan yang dibawanya, dia ajak pengemis itu duduk dan menyuapinya dengan tangannya.

“Kau bukan orang yang biasa memberiku makanan,” kata si pengemis.“Aku orang yang biasa,” kata Abu Bakar.“Tidak. Kau bukan orang yang biasa ke sini. Apabila dia yang datang, maka tak susah tangan ini memegang dan tak susah mulutku mengunyah. Dia selalu menghaluskan terlebih dahulu makanan yang akan disuapinya ke mulutku.” Air mata Abu Bakar menetes tak tertahankan dan berkata, “Ya, benar. Aku memang bukan orang yang biasa ke sini untuk memberimu makanan. Aku adalah salah satu sahabatnya. Orang yang dulu biasa ke sini itu telah wafat.”Abu Bakar melanjutkan perkataannya. “Tahukah kau siapa orang yang dulu biasa ke sini untuk memberimu makanan? Dia adalah Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Orang yang selalu kau hina di depan orang banyak.” Pengemis Yahudi itu terkejut Air matanya perlahan berlinang membasahi kedua pipinya. Dia baru sadar betapa hinanya dirinya yang telah memperlakukan Rasulullah seperti itu. Padahal beliau telah berbaik hati memberinya makanan setiap hari.

“Benarkah itu? Selama ini aku telah menghinanya, memfitnahnya, bahkan di hadapannya. Tapi dia tidak pernah memarahiku. Dia sabar menghadapiku dengan berbagai macam ocehanku dan berbaik hati melumatkan makanan yang dibawanya untukku. Dia begitu mulia.” Kemudian, di hadapan Abu Bakar Ash Shiddiq, pengemis Yahudi buta itu menyatakan ke-Islamannya.

 

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْأَنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْأَيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العليم




Administrator 01 Mei 2020 Dibaca: 32 kali

Komentar (0)

Belum ada komentar

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

  • Perjalanan Ke Detroit, Michigan

  • 3 Amalan yang Pahalanya Tidak Akan Putus Meski Telah Meninggal Yaitu Sedekah Jariyah, Abak Yang Shal

  • Ro'an hari jumat

  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

Statistik User

021323


Pengunjung hari ini : 8

Total pengunjung : 21323

Hits hari ini : 62

Total Hits : 131910

Pengunjung Online : 1


Polling

Jam belajar pondok enaknya jam berapa?

06.00

09.00

14.00

17.00



Lazis An-Nur

Annur 1 Lazis An-Nur

Jl. Diponegoro IV / 6 Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

081805178173 - 081336094512 - 085749544141

lazizannur@gmail.com

Rekening Donasi

BRI Syariah, No. Rek: 1045031583, a/n : LAZIS ANNUR

Bank BNI, No. Rek: 0814061436, a/n : LAZIS AN NUR

Ponpes An-Nur 1

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Jl. Diponegoro IV / 6

Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

(0341) 805610 - 833105

085733156999 - 085749544141 - 0818766807

annursatu@gmail.com




Follow

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Lazis Annur Lazis An-Nur