Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 21:39:10 WIB

Keistimewaan Hari Asyura’ Dan Amaliyahnya

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Berita - Dibaca: 41 kali

Keistimewaan Hari Asyura’ Dan Amaliyahnya

          Keistimewaan Hari Asyura’ Dan Amaliyahnya

       Alhamdulillah, perlu kita syukuri bahwa pada bulan ini kita telah memasuki tahun baru Hijriah, yaitu bulan Muharram 1442 H. Bulan Muharram adalah momen terbaik untuk meningkatkan kebaikan dan ketakwaan kepada Allah ﷻ. Di bulan Muharram ini terdapat hari yang istimewa, yaitu hari tasua' dan hari ‘Asyura juga hari ayyamul bayd. Di hari-hari tersebut umat Islam disunnahkan untuk berpuasa. Didalam kitab ihya' ulumiddin tentang bab puasa, menerangkan bahwa bulan muharram merupakan salah satu dari bulan-bulan yang paling mulia, setelah bulan ramadhan. yaitu : bulan Muharram, Dzulhijjah, Dzulqa’dah, dan Rajab. dalam QS al-Taubah ayat 36.

 اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya : “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah SWT itu ada dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antara dua belas itu ada empat bulan yang dimuliakan.”

Hal ini menjadi keistimewaan tersendiri bagi bulan muharram, terlebih didalamnya terdapat beberapa momentum besar yang sangat istimewa dalam islam. Seperti halnya  peristiwa para Nabi terdahulu sebelum masanya Baginda Nabi Muhammad SAW. Selain daripada itu di bulan ini, Allah SWT menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, di bulan ini juga Allah memberikan jaminan pengampunan kepada Nabi Muhammad SAW, atas semua yang sudah terjadi maupun yang belum terjadi. Hal ini dibuktikan dalam Hadits Shahih yang berbunyi :

وَمَعْنَى الْحُرُمِ: أَنَّ الْمَعْصِيَةَ فِيهَا أَشَدُّ عِقَابًا، وَالطَّاعَةَ فِيهَا أَكْثَرُ ثَوَابًا

Artinya : “Yang dimaksud dengan bulan-bulan yang dimuliakan di sini, bahwa sesungguhnya maksiat dalam bulan mulia ini siksanya lebih berat, dan perbuatan taat di dalam bulan ini pahalanya akan dilipatgandakan” (Fakhruddin al-Razi, Tafsir Al-Râzi.

Amaliyah di bulan muharram pada hari Asyura’ :

Rasulullah SAW bersabda tentang hari Asyura’ :

  قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ»

Artinya : Berpuasa di hari ‘Asyura, sesungguhnya saya mengira bahwa Allah akan menghapus dosa & kesalahan satu tahun yang telah lalu (HR. Ibnu Majah).

Dari hadist tersebut, menunjukkan bahwa berpuasa di hari Asyura* pada bulan muharram, sangatlah dianjurkan bagi semua kaum muslimin di dunia ini.

         Sebagai kehati-hatian dalam melakukan amaliyah berpuasa, apakah penetapan awal bulannya tidak tepat atau sudah tepat, maka disunnahkan untuk berpuasa satu hari sebelum hari Asyura’ yang biasa disebut dengan hari Tasu'a (tanggal 9 Muharram) juga berpuasa pada hari ke 11 Muharram. Jika dilihat dari kilas balik sejarahnya memang hari 10 muharram menjadi hari besar umat Yahudi maupun Nasrani. Oleh karena itu, agar menjadi  pembeda dengan mereka yang mengkhususkan hari besarnya pada di tanggal 10 Muharram, Maka alangkah lebih baiknya bagi umat islam untuk berpuasa selama 3 hari berturut-turut.

       Tentang fadilah keutamaan sekaligus keistimewaan yang lain di hari Asyura’, disebutkan dalam hadist Nabi. Mengutip dalil dari kitab Tanbihul Ghafilin disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى ثَوَابَ عَشْرَةِ آلافِ مَلَكٍ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مِنَ الْمُحَرَّمِ أُعْطِيَ ثَوَابَ عَشْرَةِ آلَافِ حَاجٍّ وَمُعْتَمِرٍ وَعَشْرَةِ آلافِ شَهِيدٍ ، وَمَنْ مَسَحَ يَدَهُ عَلَى رَأْسِ يَتِيمٍ يَوْمَ عَاشُورَاءَ رَفَعَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ دَرَجَةً

Artinya “Barangsiapa berpuasa para hari Asyura (tanggal 10) Muharran, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada’. Dan baragsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya“.

Dalam sanad hadits ini diketahui dla’if atau lemah, akan tetapi isinya dari segi matan hadits boleh diamalkan, karena berhubungan dengan keutaman-keutamaan dalam berbuat.

       Di bulan muharram ini, Marilah kita bangkitkan motivasi kita untuk memperbanyak amal sholeh, semakin berlomba-lomba dalam kebaikan, dengan mengaji, berdzikir, bersholawat, berpuasa, dan memanfaatkan waktu, terlebih hari ini merupakan hari Tasu’a dan besok adalah hari Asyura’. Semoga kita bisa memanfaatkan waktu sebaik-baik mungkin untuk senantiasa istiqomah beribadah, dan beramal sholeh dengan niatan semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah SWT. Sehingga nantinya kita akan memperoleh kebaikan, keberkahan juga kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Aamin Allahumma Aamiin.



Administrator 28 Agustus 2020 Dibaca: 41 kali

Komentar (0)

Belum ada komentar

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

  • Perjalanan Ke Detroit, Michigan

  • 3 Amalan yang Pahalanya Tidak Akan Putus Meski Telah Meninggal Yaitu Sedekah Jariyah, Abak Yang Shal

  • Ro'an hari jumat

  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

Statistik User

022157


Pengunjung hari ini : 15

Total pengunjung : 22157

Hits hari ini : 41

Total Hits : 136348

Pengunjung Online : 1


Polling

Jam belajar pondok enaknya jam berapa?

06.00

09.00

14.00

17.00



Lazis An-Nur

Annur 1 Lazis An-Nur

Jl. Diponegoro IV / 6 Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

081805178173 - 081336094512 - 085749544141

lazizannur@gmail.com

Rekening Donasi

BRI Syariah, No. Rek: 1045031583, a/n : LAZIS ANNUR

Bank BNI, No. Rek: 0814061436, a/n : LAZIS AN NUR

Ponpes An-Nur 1

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Jl. Diponegoro IV / 6

Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

(0341) 805610 - 833105

085733156999 - 085749544141 - 0818766807

annursatu@gmail.com




Follow

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Lazis Annur Lazis An-Nur