Berita

Minggu, 20 September 2020 - 22:09:30 WIB

Membangun Dan Memakmurkan Masjid Untuk Syi’ar Islam

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Berita - Dibaca: 114 kali

Membangun Dan Memakmurkan Masjid Untuk Syi’ar Islam

Membangun Dan Memakmurkan Masjid Untuk Syi’ar Islam

     Pondok Pesantren An-Nur Satu Bululawang, Malang kini sedang berproses untuk membangun masjid. Dalam pembangunannya yang dimulai sejak kurang lebih 3 bulan yang lalu, kini masih dalam tahap proses menuju dua lantai. Tentu tidak lain tidak, ini merupakan niatan yang sangat mulia. Didalam membangun masjid tentu sangat dianjurkan untuk meniatkan untuk memakmurkannya dan juga Syi’ar agama Islam. Perlu diketahui bahwa Masjid adalah salah satu simbol kebesaran agama Islam. Tercantum di dalam banyak teks Al-Qur’an dan hadits Nabi yang menerangkan tentang kemuliaannya. Seperti halnya dalam ayat:  

ومَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ مَنَعَ مَسَاجِدَ اللهِ أَنْ يُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ وَسَعَى فِي خَرَابِهَا   

“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya?” (QS Al-Baqarah: 114).

Didalam ayat tersebut, Allah Swt tidak bermaksud menanyakan tentang siapa orang yang paling zalim, tapi Allah menegaskan bahwa tidak ada yang lebih berbuat aniaya melebihi orang yang menghalangi penyebutan nama-Nya di masjid-masjid dan berusaha merobohkannya. Hal ini menjadi alasan utama sebagai umat islam agar senantiasa untuk memakmurkan masjid dan anjuran untuk tidak berbuat dzholim.

     Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Satu Bululawang, Malang yaitu DR. KH. A. Fahrur Rozi dalam beberapa kesempatan disela-sela mengisi pengajiannya menuturkan, bahwa betapa luhurnya niat seorang hamba ketika membangun masjid, memakmurkannya hingga bertujuan untuk Syi’ar agama islam. Beliau menambahkan beberapa maklumat nasehat yang tidak kalah pentingnya, dengan mengutip pengajian pagi kitab Mukhtarul Ahaadist yang menyatakan bahwa “Tempat terbaik di bumi ini adalah Masjid, sedangkan tempat terburuk di bumi ini adalah pasar. Hendaknya kita semua ikut memakmurkan Masjid, karena itu bagian dari Syi’ar agama islam. Alhamdulillah Pesantren kami, saat ini sedang membangun Masjid. Masjid yang sedang kita bangun ini lokasinya tidak jauh dari lokasi Pondok Pesantren. Masjid lebih baik diramaikan dan dimakmurkan, dan alangkah lebih baiknya dibangun berdekatan dengan lokasi Pondok Pesantren, sebab nantinya akan di makmurkan oleh para santri. Berbeda dengan masjid-masjid di kota-kota yang jauh dari para santri, yang terkadang jamaahnya tidak terlalu ramai dan cenderung sedikit bahkan sepi. Tentu ini bukan berarti mengurangi keutamaan tentang kedudukan Masjid itu sendiri, melainkan dilihat dari sisi sholat jamaahnya”. Begitulah kurang lebihnya, petuah beliau disela-sela pengajiannya di pagi hari.

      Jika dilihat dari fungsinya antara Masjid dan Musholla memang sudah sangat berbeda, baik dari maknanya maupun dilihat dari sudut pandang fadhilah keutamaannya. Artinya Masjid itu fungsinya lebih dikhususkan, sedangkan Musholla masih bersifat umum. Misalnya saja, masjid itu bisa digunakan untuk beriktikaf, sedangkan Musholla tidak bisa digunakan untuk beriktikaf. Selain daripada Masjid yang merupakan sebuah tempat strategis yang tak hanya berfungsi untuk menjalankan ibadah saja, akan tetapi disana terdapat peran-peran strategis yang berlangsung dalam sejarah peradaban Islam yang melibatkan masjid. Dilain sisi, Masjid bisa difungsikan sebagai pusat kegiatan agama yang baik. Dengan diisi pengajian keagamaan maupun kegiatan positif lainnya. Siapa orang yang sungguh-sungguh memakmurkan masjid dan ia beriman kepada Allah SWT, maka hamba tersebut tergolong orang-orang yang diberi hidayah oleh Allah. Didalam Al-Qur’an surah At-taubah ayat 18 menjelaskan :  

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللهِ مَنْ آمَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ  

 “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS Al-Taubah: 18).

Dari ayat tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa siapapun orangnya yang benar-benar ikhlas, tulus untuk memakmurkan masjid, untuk beribadah sesuai ajaran tuntunannya Nabi Muhammad Saw, dan sungguh beriman kepada Allah Swt, maka Allah akan menjadikan hamba-hambanya tersebut menjadi golongan orang-orang yang di beri petunjuk.

       Nabi Muhammad Saw juga bersabda tentang keutamaan-keutamaan membangun masjid dengan niat yang baik karena Allah Swt semata. Siapa orang yang beramal demikian, maka akan dibangunkan istana oleh Allah di Syurga kelak kemudian hari. Seperti yang termaktub dalam hadist :

وَمَنْ بَنَى لِلهِ مَسْجِدًا بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya istana di Syurga” (HRal-Bazzar).

Dengan semangat melihat banyaknya keutamaan-keutamaan maupun fadhilah yang ada ketika membangun masjid, maka alangkah lebih baiknya kita sebagai orang mukmin agar ikut serta dalam memakmurkan masjid. Diantaranya dengan cara, apabila  kita mampu untuk bersedekah, maka sebaiknya kita ikut serta menyumbang dalam pembangunan masjid. Atau bisa saja kita ikut memakmurkannya dengan sholat berjamaah, iktikaf dengan berdiam diri di masjid, mengaji Al-Qur’an atau juga meramaikan masjid dengan kegiatan-kegiatan positif lainnya. Semoga. kita yang sebagai orang mukmin bisa memanfaatkan amal sebaik mungkin agar istiqomah berada di dalam jalan kebaikan-kebaikan, termasuk ikut serta meramaikan masjid dengan niatan Syi’ar agama islam. Semoga pula, dengan kita berniat dan beramal shaleh demikian, Allah Swt menjadikan kita sebagai golongan hamba-hamba pilihan yang nantinya dibangunkan istana di Syurga kelak kemudian hari. Aamiin yaa Robbal Aalaamiin…



Penulis :
Saiful Umam, Lc
Santri Aktif  Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang - Malang
Mahasiswa UIN Pascasarjana Maulana Malik Ibrahim Malang - Jawa Timur

 



Administrator 20 September 2020 Dibaca: 114 kali

Komentar (0)

Belum ada komentar

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

  • Perjalanan Ke Detroit, Michigan

  • 3 Amalan yang Pahalanya Tidak Akan Putus Meski Telah Meninggal Yaitu Sedekah Jariyah, Abak Yang Shal

  • Ro'an hari jumat

  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

Statistik User

022157


Pengunjung hari ini : 15

Total pengunjung : 22157

Hits hari ini : 39

Total Hits : 136346

Pengunjung Online : 1


Polling

Jam belajar pondok enaknya jam berapa?

06.00

09.00

14.00

17.00



Lazis An-Nur

Annur 1 Lazis An-Nur

Jl. Diponegoro IV / 6 Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

081805178173 - 081336094512 - 085749544141

lazizannur@gmail.com

Rekening Donasi

BRI Syariah, No. Rek: 1045031583, a/n : LAZIS ANNUR

Bank BNI, No. Rek: 0814061436, a/n : LAZIS AN NUR

Ponpes An-Nur 1

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Jl. Diponegoro IV / 6

Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

(0341) 805610 - 833105

085733156999 - 085749544141 - 0818766807

annursatu@gmail.com




Follow

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Lazis Annur Lazis An-Nur