Berita

Rabu, 23 September 2020 - 10:12:51 WIB

Makna Dasar Dan Makna Relasional Kata Al-Sirat Al-Mustaqim Dalam Al-Qur'an

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Berita - Dibaca: 109 kali

Makna Dasar Dan Makna Relasional Kata Al-Sirat Al-Mustaqim Dalam Al-Qur'an MAKNA DASAR DAN MAKNA RELASIONAL KATA AL-ṢIRĀṬ AL-MUSTAQĪM DALAM AL-QUR’AN

     Berbicara mengenai lafad Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm sangatlah tidak asing bagi umat Islam, misalnya dalam surat Al-Fatihah ayat 6 terdapat lafad Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm dan seorang muslim wajib membacanya karena surat ini termasuk rukun dari salat. Di dalam Al-Qur’an kata Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm dalam berbagai bentuknya ditemukan sebanyak 33 kali tersebar dalam 21 surat, 14 kata Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm dan sejumlah derivasinya berada dalam surat-surat Makkiyah dan 7 kata berada dalam surat-surat Madaniyah.

      Kata ṣirāṭin mustaqīmin disebutkan sebanyak 18 kali. Sedangkan kata ṣirāṭun mustaqīmun disebutkan sebanyak 5 kali, lalu kata Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm disebutkan sebanyak 2 kali dan kata ṣirāṭān mustaqīmān disebutkan 4 kali dan kata ṣirāṭu, ṣirāṭaka, ṣirāṭī, ṣirāṭi masing masing di sebutkan satu kali. Dari ayat-ayat tentang Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm yang disebutkan di atas, ternyata tidak semuanya terlacak memiliki asbābun nuzūl. Dari penelitian penulis, hanya ada 8 ayat yang terlacak mempunyai asbābun nuzūl. Ke-delapan ayat tersebut adalah: Ayat ke-142 dalam surat Al-Baqarah, Ayat ke-101 dalam surat Ali Imrān Ayat ke-68 dalam surat An-Nisā’, Ayat ke-16 dalam surat Al-Māidah, Ayat ke-76 dalam surat An-Naḥl, Ayat ke-61 dan 64 dalam surat Az-Zukhrūf, Ayat ke-2 dalam surat Al-Fatḥ.


     Makna al-ṣirāṭ al-mustaqīm pada umumya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “jalan yang lurus”. jika seseorang menginginkan keselamatan di dunia maka harus menempuh Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm dengan baik dan benar. Dengan demikian akan timbul pertanyaan apa yang dimaksud dengan Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm? Dalam Tafsir Al-Misbah dijelaskan bahwa kata (الصراط) Al-Sirāṭ terambil dari kata (سرط) saratha-yasruthu-sarath, dan karena huruf (س) sin dalam kata ini bergandengan huruf (ر), maka huruf (س) sin terucapkan (ص) shad (صراط) ṣirāṭ atau (ز) zai (زراط) zirāṭ. Asal katanya sendiri bermakna menelan. Tetapi mayoritas ulama membaca lafad Al-Sirāṭ dengan huruf shad. Namun tidak dapat dipungkiri ulama lain juga membaca dengan sin dan ada lagi yang membaca dengan za’. Seorang ahli bahasa Arab Al-Fara’ mengatakan bahwa bacaan yang berbeda tersebut adalah dari dialek bani ‘Udzrah dan bani Kalb.


     Sedangkan dalam kamus munawwir الصراط jamaknya صرط diterjemahkan dengan “jalan” atau “lorong”. Kata Al-Sirāṭ juga diartikan sebagai jembatan di atas neraka (جسر علي متن جهنم). Jika diamati lebih lebih jauh, dari sekian banyak penyebutan kata ini dalam Al-Qur’an, semuanya mengacu kepada sesuatu yang baik dan agung, kecuali satu kali pada ayat 23 dari Al-Shaffāt. Yang Artinya: Selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. Adapun kata al-mustaqīm yakni terambil dari kata (قام- يقووم) Qāma-yaqumu mengikuti wazan (صان - يصون) yang berarti mengandalkan kekuatan betis atau memegangnya secara teguh sampai yang bersangkutan dapat berdiri tegak lurus. Karena itu, kata Qāma diartikan dengan berdiri, bangkit, melaksanakan. Dengan demikian Mustaqīm ialah sesuatu yang lurus dan tidak bengkok. Maka dapat disimpulkan makna dasar kata Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm bermakna jalan yang lurus. Ketika kata Al-Sirāṭ dan Al-Mustaqīm yang masing-masing memiliki makna tersendiri digandengkan dalam sebuah frasa dalam Al-Qur’an, maka terbentuklah makna relasional dari struktur kata tersebut.


     Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya makna relasional sintagmatik kata Al-Sirāṭal-Mustaqīm yaitu: (1). Beribadah kepada Allah, termuat dalam Q.S Yāsīn [32]: 61, Q.S Ali Imrān [3]: 51. (2). Akidah Tauhid, temuat dalam Q.S Ali Imrān [3]: 101. (3). Agama Islam termuat dalam Q.S Al-An’ām [6]: 161 dan Q.S Az-Zukhrūf [43]: 61. (4). Kitab Allah (Al-Qur’an), termuat dalam Q. S Al-Māidah [5]: 16. Sedangkan makna relasional paradigmatik kata Al-Sirāṭal-Mustaqīm terdapat lafad Al-Sirāṭ Al-Aziz Al-Hamīd, Al-Sirāṭ Al-Sawī, tarīqmustaqīm, subul Al-Salām, Sabīl Lillāh(sinonim), ṣirāṭ Al- jahim, tarīq Jahannam, sabīlat-thaghut, sabīl Al-mufsidīna (antonim). Temuan penulis di atas merupakan upaya penulis memahami tema Al-Sirāṭ Al-Mustaqīm yang terdapat dalam Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan semantik. Penulis menyadari bahwa kajian mengenai makna Al-Sirāṭ Al-Mmustaqīm merupakan kajian yang cukup luas, sehingga dalam tulisan ini masih banyak kekurangan baik dari segi bahasa maupun isi. Sebab, tidak ada karya yang sempurna. Sebaik apapun sebuah karya tentu masih menyimpan celah yang dapat diteliti kembali.


Penulis: Muhammad Anwar Idris 
Alumni Ponpes Annur 1
Mahasiswa Studi Qur'an dan hadist, fakultas Ushuludin dan pemikiran Islam, Program Pascasarjan Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta

Administrator 23 September 2020 Dibaca: 109 kali

Komentar (0)

Belum ada komentar

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)

Sekilas Info

  • Perjalanan Ke Detroit, Michigan

  • 3 Amalan yang Pahalanya Tidak Akan Putus Meski Telah Meninggal Yaitu Sedekah Jariyah, Abak Yang Shal

  • Ro'an hari jumat

  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.

  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.

Statistik User

020107


Pengunjung hari ini : 13

Total pengunjung : 20107

Hits hari ini : 98

Total Hits : 117709

Pengunjung Online : 1


Polling

Jam belajar pondok enaknya jam berapa?

06.00

09.00

14.00

17.00



Lazis An-Nur

Annur 1 Lazis An-Nur

Jl. Diponegoro IV / 6 Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

081805178173 - 081336094512 - 085749544141

lazizannur@gmail.com

Rekening Donasi

BRI Syariah, No. Rek: 1045031583, a/n : LAZIS ANNUR

Bank BNI, No. Rek: 0814061436, a/n : LAZIS AN NUR

Ponpes An-Nur 1

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Jl. Diponegoro IV / 6

Bululawang, Malang (65171)

Jawa Timur

(0341) 805610 - 833105

085733156999 - 085749544141 - 0818766807

annursatu@gmail.com




Follow

Annur 1 Pondok Pesantren An-Nur 1

Lazis Annur Lazis An-Nur